Senin, 13 Oktober 2008

layanan perpustakaan di perpustakaan utama uin jakarta

Perpustakaan mempunyai tugas merencanakan pengembangan kepustakaan dan pustakawan, mengadakan dan memberikan pelayanan bahan pustaka untuk keperluan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, mengadakan kerjasama antar perpustakaan, mengendalikan, mengevaluasi serta menyusun laporan kepustakaan.
Selain itu perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mempunyai fungsi: penyusunan konsep rencana dan program kerja, perencanaan pengembangan kepustakaan, pelaksanaan pelayanan referensi, pemeliharaan bahan pustaka, pelaksanaan katalogisasi, pelaksanaan tata usaha perpustakaan, pelaksanaan administrasi perpustakaan, penyusunan bibliografi - indek dan sejenisnya, pengendalian dan pengevaluasian serta penyusunan laporan kepustakaan, pelaksanaan penilaian prestasi dan proses penyelenggaraan kegiatan serta penyusunan laporan.
Di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, perpustakaan dibagi dua:
A. Perpustakaan Utama
Perpustakaan Utama berfungsi melayani mahasiswa, dosen, karyawan dan masyarakat umum dalam menyediakan bahan bacaan yang dibutuhkan untuk menunjang kegiatan penelitian ilmiah dan lainnya. Perpustakaan ini terdiri dari tiga lantai, dilengkapi dengan ruang komputer dan menggunakan pelayanan dengan sistem on line melalui komputer, serta menggunakan fasilitas multi media yang prima.
B. Perpustakaan Fakultas
Perpustakaan Fakultas berfungsi melayani mahasiswa, dosen, karyawan dan masyarakat umum dalam menyediakan bahan bacaan yang dibutuhkan untuk menunjang kegiatan penelitian dan lainnya yang relevan dengan fakultas yang bersangkutan. Perpustakaan Fakultas ini berada di seluruh Fakultas di lingkungan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
SEJARAH
Keberadaan perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta adalah sejalan dengan keberadaan UIN itu sendiri, yaitu dimulai sejak berdirinya ADIA ( Akademi Dinas Ilmu Agama ) pada tanggal 1 Juni 1957. Perpustakaan pada waktu itu amat sederhana, terdiri dari satu ruangan, koleksinya tercatat ada 2.000 eksemplar, dikelola oleh seorang pegawai. Perpustakaan mulai bangkit pada periode kepemimpinan Drs H.A Syadali (sekarang mantan rektor IAIN Jakarta periode 1984 - 1993 ).
Pada waktu itu perpustakaan mulai dikelola secara sistematis. Buku mulai diklasifikasikan menurut DDC, sistem peminjaman sudah mulai teratur, pegawai berjumlah 4 orang.Pada tahun 1964, perpustakaan dipimpin oleh Ny. Nabilah Lubis, seorang Sarjana Muda Ilmu Perpustakaan Alumni Universitas Cairo, Mesir. Pada kepemimpinan beliau perpustakaan lebih berkembang lagi. Banyak sumbangan buku dari berbagai kedutaan khususnya Kedutaan Mesir dan Saudi Arabia.Pada tahun 1971 - 1973 Perpustakaan dipimpin oleh Ny. Dra. H. Halimah Madjid ( sekarang Dosen fak. Tarbiyah ),
Pada kepemimpinan beliau perpustakaan lebih semarak. Koleksinya tercatat: 7661 Judul, 33557 eksemplar. Gedungnya menempati 3 unit, pegawainya berjumlah 25 orang. Dan pada masa beliau perpustakaan IAIN (tahun 1980 ) tercatat sebagai perpustakaan Perguruan Tinggi terbaik se-DKI Jakarta.
Pada tahun 1983- 1984 perpustakaan dipimpin oleh Drs. M. Kailani Eryono ( alumni JIP-FSUI ). Pada periode beliau perpustakaan bertambah meningkat lagi. Pada tahun 1984 sampai 1998 perpustakaan dipimpin oleh Drs. Zaenal Arifin Toy, M.S ( alumni B. Inggris IAIN Jakarta plus Master of Library and Information Science Univ of Illionis, Urbana- Champaign, 1984 ).
Mulai tgl. 1 Desember 1998 sampai sekarang, perpustakaan pusat UIN Jakarta dikepalai oleh : Drs. M. Djuhro, Alumni Jurusan Ilmu Perpustakaan, Universitas Indonesia.
ORGANISASI
Perpustakaan dipimpin oleh kepala yang membawahi T.U. dan Kep Urusan :Tata Usaha ( T.U.)Mengelola ketatausahaan perpustakaan, surat menyurat, menyiapkan bahan laporan pertanggung jawaban kepada Rektor dll.
Urusan-urusan
Urusan Pengadaan Bertugas menyelenggarakan pengadaan menyeleksi dan mengadakan bahan pustaka ( buku, majalah dll ) dengan cara beli dan hadiah atau hibah. Urusan Layanan Teknis Bertugas memproses bahan pustaka dengan cara mengklasifikasi, dan mengkatalog serta filing kartu katalog.Urusan Layanan Sirkulasi Bertugas pengaturan sirkulasi buku yaitu mengatur : keanggotaan, peminjaman, pengembalian dan menjaga ketertiban koleksi.
Urusan Layanan Referensi Bertugas menyelenggarakan layanan koleksi referensi, menyusun bibliografi atau indeksi, dan menjaga kerapihan koleksi refrensi.Urusan Pemeliharaan Bertugas memelihara koleksi dan gedung secara fisik, dengan cara penjilidan, laminasi dan fumingasi.Urusan Otomasi Yang merintis program computerisasi perpustakaan untuk meningkatkan servis dan administrasi.
PERSONALIA
Pengelolaan perpustakaan secara operasional ditangani oleh 39 orang pegawai dengan klasifikasi:
a. S2 Ilmu perpustakaan : 1 orang
b. S1 Ilmu perpustakaan : 1 orang
c. S1 ganda ( S.Ag. SIP ) : 2 orang
d. S1 Agama Islam plus kursus perpustakaan : 4 orang
e. Sarmud plus kursus perpustakaan : 4 orang
f. SLTA plus kursus perpus : 9 orang
g. SLTA min kursus perpus : 5 orang
h. SLTP : 1 orang
i. Tenaga Honorer : 4 orang
JASA PERPUSTAKAAN
Perpustakaan terbuka untuk civitas academica serta instansi lain yang memerlukan :
Waktu pelayanan
Senin sampai dengan Jum’at : 08.00 - 18.00
Sabtu : Selving ( tidak ada layanan )
Keanggotaan:
Yang berhak menjadi anggota :
Civitas Academika ( mahasiswa )
Peserta pendidikan calon dosen
Peserta pendidikan Kader Ulama
Anggota Istimewa
Syarat-syarat menjadi anggota:
Mengisi formulirMelampirkan Form D bagi mahasiswaMembayar uang administrasiPeminjaman:Tiap anggota dapat meminjam 4 buku selama 7 hari dan dapat diperpanjang 7 hari lagi.
Yang terlambat dikenakan denda:Rp 100,- / hari koleksi umumRp 50,- / jam koleksi referensi
JASA INFORMASI
Sejak tahun 1983 perpustakaan meningkatkan jasa informasi berupa bimbingan penelusuran literatur. Bertempat di ruang referensi Jasa diberikan kepada para pemakai yang belum terampil dalam menggunakan bahan referensi, seperti indeks, abstrak, dll

pustakawan dan layanan informasi

Jaman selalu berjalan dan berubah, begitu juga kebutuhan dan sarana beriringan dalam berbagai dinamika Perpustakaan beserta Pustakawannya. Citra lama mengenai Pustakawan sudah mulai bergeser dengan tantangan yang kian majemuk, bukan hanya sebagai pendukung atau pendamping dalam pemenuhan kebutuhan informasi belaka, tetapi juga pada kelihaian dan penguasaan menjangkau informasi dimana saja, kapan saja, dan untuk siapa saja.Perpustakaan sebagai inti dari setiap program pendidikan, pengajaran, penelitian (The Heart of The Educational Programs) sangat membutuhkan tangan-tangan yang profesional agar perpustakaan dapat difungsikan secara optimal. Perpustakaan mempunyai fungsi utama memberikan dan melaksanakan kegiatan perpustakaan dalam usaha pemberian layanan kepada pengguna. Layanan kepada pengguna itu dapat berupa :Pelayanan penunjukan (reference service) Pelayanan pemberian informasi (information service);Pelayanan pemberian bimbingan pada pembaca (reader advisory work).Fungsi-fungsi di atas mungkin tidak kita temukan (kalaupun ada, mungkin masih kurang memuaskan) bila perpustakaan ditangani oleh manusia-manusia dengan kemampuan yang “apa adanya”.Kondisi perpustakaan yang sudah memanfaatkan teknologi informasi untuk menunjang fungsinya sebagai sumber ilmu pengetahuan, merupakan suatu tantangan baru bagi kalangan pustakawan. Pustakawan harus terampil menggunakan teknologi informasi yang ada diperpustakaan supaya pustakawan dapat terus menjalankan fungsi yang mulia yaitu membantu para pengguna untuk menemukan solusi dari permasalahannya.
Pustakawan juga bertanggung jawab untuk mengurusi informasi yang ada dengan kemampuan literasi informasi.Pustakawan harus memiliki kemampuan literasi informasiPenguasaan literasi informasi menjadi bagian yang tak terpisahkan dari pustakawan. Literasi informasi diambil dari istilah asing yaitu Information Literacy, memiliki definisi sebagai berikut :
ACRL (2000), dikutip dari www.cardiff.ac.uk menyebutkan Information literacy is defined as a set of abilities requiring individuals to "recognise when information is needed and have the ability to locate, evaluate, and use effectively the needed information.
Secara sederhana Hanna Latuputty (2007) literasi informasi adalah kemampuan memecahkan masalah untuk menemukan solusi dengan mengidentifikasi, menemukan, mengevaluasi, menyusun, menciptakan, menggunakan dan menemukan.Sebagai pustakawan untuk dapat menguasai literasi informasi maka kemampuan penelusuran on-line menjadi syarat mutlak bagi pustakawan.
Bisa dibayangkan betapa sulitnya kita sebagai pustakawan jika ada pengguna Perpustakaan yang menginginkan informasi dari internet sementara kita tidak bisa mengoperasikan internet atau sebaliknya mampu mengoperasikan internet tetapi tidak tahu harus kemana menelusur informasi.Meskipun saat ini Pustakawan banyak yang memanfaatkan internet sebagai sarana penelusuran informasi, akan tetapi hal tersebut tidak menjamin Pustakawan tersebut memiliki bingkai berfikir bagaimana menemukan informasi yang dibutuhkan pengguna. Banyak diantara pengguna justru melakukan sendiri kegiatan literasi informasi ketimbang melalui Pustakawan. Apa pasal ?
apakah lebih karena ketidakpercayaan pada Pustakawan atau ketidaktahuan pengguna akan kemampuan Pustakawan dalam literasi informasi ?
Bisa jadi keduanya merupakan jawaban yang benar, akan tetapi yang terpenting dari sisi Pustakawan sendiri adalah adanya 3 hal yang segera dimiliki guna mengikuti dinamika Pustakawan dalam hal literasi informasi, yaitu kemauan belajar, memiliki obsesi (tidak cepat puas akan kemampuan yang dimiliki) dan bertanggungjawab dalam implementasi baik secara etika maupun kontribusi kepada pengguna Perpustakaan.
Daftar Referensi
ACRL (2000), Information Literacy: Guidance Note, diakses 1/05/2008 dari http://www.cardiff.ac.uk/learning/practices/infolitguidnote/informationlitgn.htmlLatuputty, Hanna (2007), makalah pelatihan literasi informasi : Literasi Informasi untuk Peguruan Tinggi. Yogyakarta.
Proboyekti, Umi (2008), Blog : Persiapan kelas literasi informasi, diakses 14/05/08 dari http://sambungjaring.blogspot.com/2008/04/modul-literasi-informasi.html
Research center for biotechnology : LIPI (2007), Literasi Informasi perlu diintegrasikan dalam pembelajaran, diakses 6/05/08 dari http://www.biotek.lipi.go.id/index.php?option=content&task=view&id=331&catid=81&Itemid=51n